Tips yang Harus Dilakukan selama Melakukan Perjalanan Haji dan Umroh

Tips yang Harus Dilakukan selama Melakukan Perjalanan Haji dan Umroh

Haji serta umroh merupakan perjalanan spiritual yang wajib dilakukan oleh umat Islam yang mampu secara finansial dan fisik. Perjalanan spiritual ini merupakan perjalanan yang panjang. Sehingga, menyiapkan segala sesuatu dengan matang dan terperinci merupakan kewajiban bagi orang-orang yang akan menunaikan ibadah haji sekaligus umroh. Sehingga, kualitas ibadah haji dan umroh tidak akan rusak karena hal-hal sepele yang tidak dipersiapkan sejak dini.

tips Perjalanan Haji dan Umroh
tips Perjalanan Haji dan Umroh

Jika ada persiapan yang terlewatkan, jamaah haji atau umroh sudah kehilangan konsentrasi dalam melakukan ibadah, sehingga ibadah haji atau umroh yang mereka lakukan tidak diterima oleh Allah SWT. Sehingga, mereka tidak bisa memperoleh gelar haji yang mabrur. Supaya perjalanan haji dan umroh bisa berlangsung dengan kualitas yang sempurna, jamaah haji serta umroh harus menerapkan tips-tips di bawah ini.

  • Belajar Kosa Kata Bahasa Arab

Tips pertama yang harus dilakukan supaya mendapatkan perjalanan haji dan umroh yang berkualitas adalah dengan mempelajari kosa kata bahasa Arab yang sederhana. Tips yang satu ini sering kali diabaikan oleh jamaah haji atau umroh. Mereka beranggapan bahwa perjalanan haji atau umroh hanya sebentar, sehingga tidak perlu menguras otak untuk mempelajari bahasa Arab. Padahal mempelajari bahasa Arab menjadi bekal yang penting bagi jamaah haji atau umroh. Jika mempelajari bahasa Arab, mereka tidak perlu kerepotan mencari penerjemah saat ingin bertanya atau mencari sesuatu. Bahkan, bahasa Arab menjadi bekal yang penting bagi jamaah haji yang ingin berbelanja oleh-oleh khas Arab di pasar. Mereka bisa mendapatkan harga yang murah jika melakukan tawar menawar dengan menggunakan bahasa Arab. Sehingga, tidak ada salahnya mempelajari kosa kata bahasa Arab yang sederhana, seperti minta tolong, menanyakan arah, menanyakan lokasi fasilitas umum, menolak atau menyetujui ajakan, meminta maaf, dan berterima kasih.

  • Minum Air Putih dalam Jumlah yang Cukup

Arab adalah negara dengan iklim yang ekstrem. Pada siang hari, Arab memiliki temperatur udara yang sangat panas, hingga mencapai 42 derajat Celcius. Sebaliknya, temperatur udara di Arab menjadi sangat dingin saat malam hari. Sehingga, disarankan jamaah haji dan umroh untuk mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup supaya terhindar dari dehidrasi dan bisa fokus mengikuti rangkaian ibadah haji serta umroh. Namun, jangan berlebihan dalam meminum air putih karena bisa mengganggu konsentrasi beribadah dengan terlalu sering pergi ke toilet. Apalagi toilet di Mekah dan Madinah jaraknya jauh dan memiliki antrean yang panjang.

  • Tidak Disarankan Membawa Anak Kecil

Jamaah haji dan umroh tidak disarankan untuk membawa anak yang masih kecil atau usianya belum akil balig. Hal ini dikarenakan perjalanan haji atau umroh merupakan perjalanan yang panjang dan menguras banyak tenaga. Membawa anak yang masih kecil akan sangat merepotkan dan merusak konsentrasi beribadah. Anak pun merasa tidak nyaman dengan iklim di Arab yang sangat ekstrem. Sehingga, jamaah haji serta umroh harus berbesar hati untuk menitipkan anak pada keluarga besar atau kerabat yang ada di Indonesia.

  • Jaga Keamanan Barang Bawaan

Setiap tahunnya jumlah jamaah haji dan umroh semakin bertambah banyak. Sehingga, keamanan menjadi hal yang perlu diwaspadai oleh jamaah haji atau umroh. Sering kali jamaah haji atau umroh salah mengambil barang atau barangnya diambil oleh orang lain. Sehingga, demi menjaga keamanan barang bawaan, tidak ada salahnya memberikan tanda atau label pada barang-barang tersebut, misalnya sandal, mukena, Al Quran, tempat makan, dan botol minum.

  • Hindari Membawa Makanan yang Berlebihan

Makanan merupakan hal yang perlu disiapkan sebelum melakukan perjalanan haji dan umroh. Makanan tersebut bisa dibawa dari Tanah Air atau membeli ketika berada di Arab. Namun, tidak disarankan membawa makanan dalam jumlah yang banyak supaya tidak menimbulkan banyak sampah.

  • Lakukan Ibadah di Tepian

Jamaah haji atau umroh wajib mempraktekkan tips ini supaya tidak kehilangan kekhusyukan atau fokus selama melakukan ibadah. Jamaah haji atau umroh yang ingin melakukan salat di masjid sebaiknya memilih bagian tepi masjid. Hal ini disebabkan bagian tengah masjid merupakan tempat untuk lalu lalang orang yang bisa mengganggu konsentrasi beribadah.

  • Bawa Pakaian dalam Jumlah yang Cukup

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Mekah dan Madinah memiliki temperatur udara yang tinggi. Selain itu, Mekah dan Madinah berada di sekitar padang pasir sehingga ada banyak debu yang beterbangan. Tidak heran jika tubuh jamaah haji menjadi lebih mudah berkeringat dan kotor. Sehingga, selama melakukan ibadah, jamaah haji atau umroh harus sering mengganti pakaian yang bersih supaya tubuh tetap nyaman. Bawalah pakaian yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat supaya tubuh tidak merasa kegerahan.

  • Siapkan Mata Uang Arab

Selain menunaikan rangkaian ibadah haji serta umroh, jamaah haji serta umroh di Arab kerap berbelanja oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat di Tanah Air. Sehingga, sudah menjadi kewajiban bagi jamaah haji atau umroh untuk memiliki mata uang Arab yaitu Riyal. Jamaah haji atau umroh bisa menukar mata uang Rupiah dengan Riyal di lobi hotel atau tempat penukaran uang yang ada di bandara.

 

Haji dan umroh bisa menjadi perjalanan spiritual yang mengesankan dan tidak terlupakan jika dilakukan dengan penuh kesungguhan. Salah satu cara supaya perjalanan haji serta umroh mengesankan adalah dengan menggunakan paket haji serta umroh Elharamain Wisata. Elharamain Wisata sudah memiliki pengalaman selama bertahun-tahun dalam mendampingi jamaah haji atau umroh di Indonesia.