Memahami Panduan Haji dan Umroh Secara Tepat

Memahami Panduan Haji dan Umroh Secara Tepat

Sebelum menjalankan ibadah baik haji maupun umroh tentu anda akan melewati kegiatan manasik dan kemudian mendapatkan panduan haji dan umroh. Panduan tersebut akan sangat membantu bagi anda untuk mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan, doa yang harus dibaca hingga berbagai larangan yang harus dipatuhi. Kelengkapan ibadah anda juga pastinya terdapat dalam panduan tersebut secara lengkap.

Menjalankan Wajibnya Haji Dengan Panduan Haji dan Umroh

Dalam menjalankan ibadah haji maka ada beberapa kewajiban yang harus anda lakukan dan perhatikan dengan baik pelaksanaannya. Melakukan ibadah haji secara arti berarti niat datang ke Baitullah untuk melaksanakan ibadah haji. Anda bisa memperhatikan pada panduan haji dan umroh untuk mengetahui wajibnya haji yang benar-benar harus dilakukan. Jangan lupa pula untuk selalu mendahulukan kaki kanan sebelum melangkah melakukan kegiatan apapun.

Berikut beberapa kewajiban saat melaksanakan haji yang akan anda temukan dalam panduan haji dan umroh :

  • Niat ihram untuk haji yang dilakukan setelah menggunakan pakaian ihram dari Miqat Makani

  • Dalam perjalanan dari Arafah ke Mina anda harus bermalam atau disebut dengan Mabit pada tanggal 9 Dzulhijah di Muzdalifah

  • Pada tanggal 10 Dzulhijah melontar jumroh aqabah menggunakan 7 butir kerikil secara berturut-turut

  • Mabit atau bermalam lagi di Mina di hari Tasyrik yaitu 11, 12 dan 13 Dzulhijah

  • Kembali melontarkan jumroh ula, wustha dan aqabah di hari Tasyrik

  • Tawaf Wada` adalah tawaf yang dilakukan sebelum meninggalkan Kota Mekkah, sehingga disebut dengan tawaf perpisahan

  • Menghindari perbuatan yang sudah dilarang sejak anda mengambil niat ihram di awal perjalanan ibadah haji

Selain ada beberapa hal wajib tersebut ada juga sunnah yang akan melengkapi ibadah anda menjadi lebih terasa sempurna yaitu sebagai berikut :

  • Bermalam di Minda ketika malam Arafah

  • Bertalbiah

  • Mandi sunnah Ihram

  • Berlari-lari kecil ketika melakukan Tawaf Qudum. Tawaf ini dilakukan oleh orang-orang yang melaksanakan haji ifrad dan haji qiran

Tentu ketika anda melaksanakan ibadah haji yang diinginkan adalah berserah diri pada Allah SWT dan memenuhi panggilan-Nya untuk datang ke Baitullah. Dengan memenuhi syarat wajib dan sunnah ibadah haji maka anda akan merasakan kelengkapan ibadah tersebut secara maksimal. Apalagi bisa melaksanakan dengan baik apa yang tertera dalam panduan haji dan umroh.

Panduan Haji dan Umroh Untuk Melaksanakan Umroh Dengan Baik

Rukun umroh adalah hal-hal yang memang harus dilakukan agar ibadah anda dikatakan sah. Melengkapi rukunnya adalah syarat wajib selama menjalankan ibadah apapun begitu juga dengan umroh. Anda tentunya harus memahaminya dengan baik agar tidak sampai ada hal yang terlewatkan karena berbagai alasan. Menggunakan panduan haji dan umroh sebaik mungkin akan membantu anda untuk mendapatkan informasi serta menghindari adanya rukun atau kewajiban lainnya yang terlupakan.

Terdapat 5 hal yang menjadi rukun umroh yaitu sebagai berikut :

  • Niat yang tentunya dilakukan sebelum menjalankan ibadah umroh sambil menggunakan ihram

  • Tawaf sebanyak 7 kali mengelilingi Ka`bah. Perlu diketahui bahwa bersuci adalah syarat sah thawaf sehingga anda harus berwudhu sebelum menjalankannya. Ketika ditengah tawaf wudhu tersebut batal maka keluarlah untuk mengambil wudhu lagi dan mengulang thawaf dari awal

  • Sa`i dengan lari-lari kecil dari bukit Safa ke bukit Marwah sebanyak 7 kali

  • Tahallul dengan memotong rambut minimal 3 helai setelah melakukan tawaf dan sa`i

  • Dilakukan secara tertib dan berurutan dengan baik serta khusyuk

Perlu diperhatikan terutama untuk para laki-laki bahwa pakaian ihram yang digunakan sejak mengambil niat sebelum menjalankan ibadah baik haji dan umroh harus digunakan dengan baik dan baru boleh dilepaskan setelah melaksanakan Tahallul. Setelah proses Tahallul memang menjadi tanda bahwa perjalanan ibadah anda sudah selesai, maka anda bisa menggunakan pakaian biasa yang berjahit dan segala larangan yang ditetapkan sebelumnya sudah bisa dilepaskan pula. Selain itu, perhatikan dengan baik untuk menutup aurat jangan sampai terbuka meskipun itu tidak disadari. Tentunya dalam panduan haji dan umroh semuanya akan dijelaskan secara detail sehingga anda tidak perlu bingung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *