Meluruskan Niat Umroh karena Allah SWT

Meluruskan Niat Umroh karena Allah SWT

Menjelang akhir tahun atau mendekati hari libur panjang biasanya sering digunakan oleh masyarakat khususnya bagi umat Islam untuk mengambil cuti dengan niat melaksanakan ibadah Umroh bersama orang tercinta seperti keluarga. Niat Umroh ini sangatlah bermanfaat untuk semua muslim dan muslimah bagi yang mampu. Karena jika jalan-jalan ke luar negeri saja hanya akan menghabiskan banyak biaya terutama untuk shopping dan lain-lain. Sebagai umat Islam tentunya pertimbangan ini menjadi salah satu yang diutamakan, karena beribadah Umroh akan jauh lebih bermanfaat daripada hanya sekadar jalan-jalan ke luar negeri saja. Namun, ketika niat Umroh hanya karena mengikuti trend atau orang lain juga sangat tidak dianjurkan, karena ibadah Umroh ini tidak akan diterima oleh Allah SWT dengan niat yang tidak semestinya. Namun tidak hanya niat saja yang perlu diperhatikan, tetapi syarat dan juga rukun ibadah harus selalu dipenuhi selama menjalankan Umroh. Hal ini sangat penting agar ibadah Umroh Anda bisa diterima oleh Allah SWT.

Niat Umroh

syarat dan rukun dari Niat Umroh

Adanya syarat dan rukun dari ibadah Umroh adalah penentu untuk diterimanya ibadah tersebut. Untuk melakukan syarat dan rukun Umroh, yang pertama memang harus melakukannya dengan niat Umroh yaitu dikerjakan dengan hati yang ikhlas. Selanjutnya, semua perintah atau syarat dilakukan dengan benar yang sesuai dengan agama Islam atau ajaran dari Rasulullah Muhammad SAW atau biasa dikenal dengan nama mutaba’atur rasul. Jika dilakukan dengan ikhlas namun dikerjakan dengan tidak benar maka akan menjadi sia-sia atau tidak akan diterima ibadahnya. Sebaliknya, jika dikerjakan dengan benar namun tidak dengan hati yang ikhlas juga tidak diterima ibadahnya oleh Allah SWT. Jadi, untuk niat Umroh yang benar adalah dilakukan dengan ikhlas dan benar. Kedua hal tersebut harus dilakukan dengan baik. Jadi, ketika melakukan Umroh sambil memanfaatkan untuk liburan, niat untuk Umroh juga harus tetap dilakukan dan dijaga dengan sebaik mungkin, karena niat lah yang menentukan ibadah diterima atau tidak. Sebagian besar masyarakat di Indonesia memang sudah lebih banyak yang melakukan Umroh dibandingkan Haji. Hal ini mungkin yang menyebabkan ada pemikiran Umroh telah menggantikan posisi Haji. Hal tersebut terjadi karena banyaknya masyarakat yang terlalu lama menunggu antrean untuk pergi Haji, sehingga lebih memilih untuk pergi ibadah Umroh terlebih dahulu.

Namun yang jadi permasalahan saat ini adalah semakin berkurangnya niat Umroh yang benar. Saat ini, sudah banyak jamaah Umroh yang melakukan Umroh hanya untuk dijadikan sebuah ajang gengsi. Yang mana menjadikan Umroh sebagai objek untuk memperlihatkan kekayaan atau semacam ria kepada orang lain. Hal ini yang akan membuat ibadah Umroh menjadi sia-sia dan tidak akan diterima oleh Allah SWT. Untuk pandangan serta realita seperti itu sudah sepantasnya menjadi sebuah bahan untuk intropeksi bagi orang-orang atau umat Islam yang akan melakukan ibadah Umroh. Dengan senantiasa meluruskan niat Umroh yang benar serta melakukannya dengan sepenuh hati atau ikhlas, maka ibadah Umroh yang akan dilakukan memiliki banyak manfaat, tujuan, landasan, dan juga hikmah yang besar bagi yang melakukannya. Jangan sampai ibadah Umroh yang dilakukan tidak sesuai dengan apa yang sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Dengan melakukan ibadah Umroh dengan benar sesuai dengan ajaran nabi Muhamad SAW, maka hal tersebut akan membuat Anda semakin dekat dengan sang pencipta yaitu Allah SWT. Beberapa rangkaian yang dilakukan pada saat ibadah Umroh dilakukan adalah Thawaf, berdzikir, shalat, dan ibadah yang lainnya. Sebagai umat Islam yang melakukan ibadah dengan niat yang sepenuh hati, maka ibadah Umroh juga harus dilakukan secara khusyu agar sebagai seorang hamba bisa semakin mendekatkan diri kepada-Nya.

persiapan umroh

Umroh disebut sebagai haji kecil, hanya bedanya yaitu untuk ibadah Umroh tidak melakukan 3 hal seperti jumroh, mabit, dan juga wukuf. Ibadah Umroh inu juga memiliki arti dari bahasa yaitu berkunjung atau lebih tepatnya ziarah, namun arti dalam agama yaitu mengunjungi Baitullah bersama dengan adanya niat ibadah yaitu niat Umroh pada saat melakukan haji kecil. Sebenarnya untuk hukum melakukan ibadah Umroh adalah wajib 1x seumur hidup untuk yang mampu dalam perekonomian, dilakukan sebelum Haji besar. Karena walaupun semua umat ingin melakukannya agama islam tidak mengharuskan semua umatnya melakukan sesuatu diluar batas kemampuannya seperti melakukan ibadah Umroh yang memang memerlukan biaya tidak sedikit. Selain niat Umroh yang merupakan syarat utama penting dalam ibadah Umroh ini, selama sedang menjalankan ibadah Umroh kita pun akan banyak mengunjungi tempat-tempat bersejarah di zaman Islam terdahulu. Beberapa tempat penting yang akan Anda kunjungi ketika melakukan ibadah Umroh yaitu pergi ke kota Madinah yang bertujuan untuk berziarah ke makam Rasulullah dan para sahabatnya serta pergi ke tempat bersejarah Islam lainnya yang memiliki peranan penting di dalam sejarah Islam.

Bagi Anda yang ingin melakukan ibadah Umroh dengan benar, adapun cara untuk melaksanakan Umroh dengan benar yaitu mandi, wudhu, mengenakan pakaian ihram ketika di Miqat, melakukan shalat sunnah ihram sebanyak dua rakaat, membaca niat Umroh yaitu “Labbaik Allahumma ‘umratan, meneruskan perjalanan menuju Mekah sambil membaca Talbiah berkali-kali serta patuh terhadap semua larangan ketika ihram, tawaf 7x, Sa’i di Bukit Safa dan Marwah 7x, memotong rambut atau Tahallul, dan ibadah Umroh sudah selesai. Jika Anda melakukan ibadah Umroh, pastinya ada beberapa hal yang harus dihindari atau beberapa larangan ketika Umroh yaitu sebagai berikut:

  • Berhubungan seksual atau melakukan apapun yang berkaitan dengan seksual
  • Berbuat tercela seperti melakukan maksiat
  • Bermusuhan dengan orang lain
  • Mengenakan pakaian berjahit untuk lak-i-laki
  • Menggunakan parfum atau semacam wangi-wangian
  • Mengenakan khuff (semacam sepatu atau kaos kaki yang dapat menutup mata kaki)
  • Melaksanakan akad nikah
  • Membunuh binatang buruan dan memakannya
  • Memotong kuku
  • Mencukur rambut

Jika umat yang sedang melakukan ibadah Umroh melakukan larangan yang sudah dilarang oleh aturan tersebut, maka ibadah Umroh akan sia-sia yaitu tidak diterima oleh Allah SWT. Jadi, selama melakukan ibadah Umroh harus melakukan hal-hal yang baik, karena pelaksanaan Umroh dilakukan di tempat yang suci. Untuk itu, jangan sia siakan ibadah Umroh jika Anda sudah mampu melaksanakannya. Karena tidak semua umat dapat menjalankan ibadah Umroh, maka lakukanlah ibadah Umroh ini dengan sebaik mungkin agar niat dapat diterima dengan baik.

Melakukan ibadah Umroh memang wajib hukumnya untuk dilakukan sekali seumur hidup jika orang tersebut memang mampu. Jika Anda sudah mampu dan memiliki niat Umroh yang mantab bisa langsung mendaftarkan diri untuk melaksanakan ibadah Umroh bersama orang terdekat seperti suami/istri, keluarga, ayah, ibu, anak, dan lainnya. Untuk melakukan ibadah Umroh dengan lancar, Anda bisa menggunakan Elharamain Wisata yang memberikan paket Umroh dan segala fasilitasnya dengan amanah.