Dahulukan Ibadah Haji dengan Manasik Haji pada Agen Travel Haji Terpercaya

Dapat mengunjungi Baitullah dan menjalankan ibadah haji adalah impian bagi para umat Muslim. Banyak orang yang rela menabung berpuluh-puluh tahun untuk bisa menunaikan ibadah haji dan menyempurnakan rukun Islam dan dapat mencium Hajar Aswad. Sebelum menunaikan ibadah haji, calon jamaah juga disarankan mengikuti manasik haji atau melakukan latihan haji terlebih dahulu agar ibadah di Tanah Suci nanti sempurna.

Manasik Haji
Manasik Haji

Belajar Manasik Haji pada Agen Travel Haji Terpercaya

Manasik haji bisa disebut dengan latihan sebelum benar-benar menunaikan ibadah haji ke Baitullah dan dilakukan beberapa kali dalam tempo waktu tertentu secara bersama-bersama. Ada beberapa hal penting yang harus diketahui dalam pelaksanaan manasik haji, meliputi hal-hal yang bersifat wajib, sunnah maupun mubah yang dilakukan ketika menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya di Baitullah. Selain kewajiban maupun hal-hal yang dianggap sunnah, calon jamaah juga akan diberikan pengetahuan mengenai hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan ketika menjalankan ibadah haji. Berikut adalah hal-hal yang harus diketahui dan dipraktekkan oleh calon jamaah haji ketika manasik haji berlangsung.

  1. Pakaian Ihram

Tata cara berpakaian bagi para calon jamaah haji merupakan salah satu hal yang pokok untuk diketahui ketika melaksanakan kegiatan manasik haji. Pakaian yang dikenakan ketika melaksanakan ibadah haji nanti berbeda dengan pakaian muslin yang digunakan sehari-hari dan sifatnya adalah wajib untuk dilakukan. Pakaian ihram bagi laki-laki dan perempuan berbeda. Pakaian ihram bagi laku-laki adalah berupa dua lembar kain putih yang tidak memiliki jahitan dari sisi mana pun. Kedua kain ini memiliki dua fungsi yang berbeda, yaitu kain yang pertama berfungsi sebagai penutup tubuh bagian bawah dan dipakai seperti memakai sarung, dari perut hingga ke mata kaki. Sedangkan kain yang lainnya berfungsi untuk diselempangkan seperti memakai selendang untuk menutupi tubuh bagian atas. Bagi jamaah perempuan, pakaian ihram berupa kain ihram yang menutup seluruh badan kecuali dua bagian tubuh yaitu bagian muka dan telapak tangan. Seperti pakaian ihram yang dikenakan laki-laki, pakaian ihram yang dikenakan perempuan disunnahkan untuk berwarna putih.

  1. Simulasi ibadah

Dalam kegiatan manasik haji, area yang digunakan di-setting agar menyerupai ibadah haji yang sebenarnya. Panitia biasanya akan menyediakan ka’bah, tempat untuk melempar jumrah, dan perlengkapan lainnya. Pada pelaksanaannya, calon jamaah haji akan dituntun runtutan ibadah yang harus dilakukan, dan diberikan penjelasan mengenai ibadah-ibadah apa saja yang wajib dilakukan ataupun yang sunnah dilakukan. Semua tahapan ibadah haji ini diajarkan secara urut hingga tahap terakhir yaitu tahap memotong rambut bagi jamaah laki-laki setelah melakukan ibadah sa’i.

Dalam pelaksanaan manasik haji dilakukan beberapa kali hingga waktu mendekati pelaksanaan haji yang sebenarnya di Mekah. Walaupun kelihatannya sangat sederhana, namun, pelaksanaan latihan sebelum benar-benar melaksanakan ibadah haji ini memiliki banyak sekali manfaat bagi para calon jamaah haji, antara lain:

  1. Calon jamaah haji mengetahui dan memahami berbagai macam ibadah yang sifatnya wajib maupun sunnah yang dilakukan ketika ibadah haji yang sesungguhnya di Baitullah nanti. Selain itu, calon jamaah haji juga mengetahui hal-hal yang sifatnya haram atau dilarang untuk dilakukan ketika menjalankan ibadah haji di Baitullah.
  2. Calon jamaah haji yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Mekkah biasanya tidak berangkat secara bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya, atau dengan orang-orang yang sudah dikenal sehari-hari. Calon jamaah haji biasanya akan berangkat berdua antara suami istri, orang tua dan anak, atau dengan beberapa kerabat saja. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengikuti latihan-latihan sebelum benar-benar melaksanakan ibadah haji, agar dapat lebih mengenal para calon jamaah haji lainnya. Menjalin hubungan yang baik dengan para jamaah haji lainnya penting karena di Baitullah nanti jamaah haji bisa saling menjaga dan menolong satu sama lain, terutama bagi calon jamaah yang telah berusia lanjut dan memerlukan banyak bantuan. Walaupun ada crew dari penyedia perjalanan haji, namun jumlahnya hanya sedikit dan tidak bisa selalu berada di dekat para calon jamaah haji.
  3. Banyak jamaah haji yang baru pertama akan melaksanakan ibadah haji dan belum pernah berkunjung ke Mekah. Oleh karena itu, pihak penyedia perjalanan haji akan memberikan gambaran umum bagaimana kondisi kota Mekah dan sekitarnya, terutama tentang larangan-larangan yang tidak boleh dilakukan di sana oleh jamaah haji. Oleh karena itu, mengikuti latihan yang diselenggarakan sangat penting diikuti.
  4. Hal yang paling mencolok dan harus diketahui oleh jamaah haji adalah perihal bahasa. Walaupun nanti jamaah haji tidak harus menggunakan bahasa Arab dengan sesama jamaah haji ketika di Mekah dan sekitarnya, namun bahasa Arab sehari-hari akan sangat berguna untuk digunakan sewaktu-waktu terjadi hal yang darurat dan mengharuskan jamaah untuk berkomunikasi dengan orang-orang Arab yang ada di Bahasa Arab yang akan diajarkan bukanlah bahasa Arab yang sulit, namun bahasa Arab sehari-hari yang digunakan untuk keperluan sehari-hari dan sifatnya darurat.

Kegiatan manasik haji bukanlah kegiatan yang berat untuk dilakukan. Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat penting dan sangat berguna untuk diikuti oleh para calon jamaah haji. Mengetahui setiap detail ibadah sangat penting sebelum benar-benar melaksanakan ibadah haji di Mekah, karena di Mekah nanti, setiap jamaah diharuskan untuk mandiri dalam melakukan berbagai ibadah dan tidak terlalu dituntun seperti ketika melakukan latihan. Ada beberapa tips yang bisa dicoba ketika melakukan manasik haji, antara lain:

  1. Membawa Buku Catatan

Buku catatan adalah hal penting yang harus dibawa oleh calon jamaah haji. Buku catatan ini sangat berguna untuk mencatat setiap detail ibadah, ketentuan dan lain-lain. Buku catatan ini akan sangat berguna ketika di Mekah nanti, dimana buku catatan dapat menuntun jamaah untuk melaksanakan kegiatan maupun ibadah dengan terperinci tanpa ada yang terlewat. Buku catatan juga berguna untuk mencatat bahasa Arab sehari-hari yang mungkin akan berguna ketika di Mekah nanti.

  1. Mencatat Nomor Telepon Jamaah Haji Lain

Mengenal calon jamaah haji yang lain tidak hanya sebatas mengenal saja, tetapi juga harus terjalin hubungan dan silaturahmi yang baik. Mencatat nomor telepon jamaah lain sangat penting dilakukan.

  1. Makan-makanan Bergizi dan Siapkan Stamina

Melaksanakan latihan haruslah didukung dengan tubuh yang sehat dan fit. Oleh karena itu, selama latihan rutin dilaksanakan, selalu konsumsi makanan bergizi dan persiapkan selalu fisik yang fit dan stamina yang bagus, misalnya dengan rutin melakukan olahraga.

Manasik haji bukan hanya dilakukan oleh para calon jamaah haji yang akan berangkat ke Baitullah, tetapi juga dilaksanakan oleh anak-anak sebagai bentuk pengenalan akan rukun Islam yang terakhir dan menumbuhkan kecintaan pada Allah, rasul, dan para nabi. Bagi Anda yang belum siap untuk pergi haji dan ingin mengawali dengan umroh sebagai perkenalan, maka Anda bisa menghubungi Elharamainwisata. Biro umroh dan travel resmi yang telah terdaftar di Kementerian Agama ini siap mengantar ibadah Anda ke Tanah Suci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.