Bagaimana Cara Menyempurnakan Rukun Umroh?

Bagaimana Cara Menyempurnakan Rukun Umroh?

Bagaimana Cara Menyempurnakan Rukun Umroh?,Umroh adalah ibadah populer di masyarakat. Islam memang agama yang mengajarkan untuk selalu memaknai kehidupan, sebagai bekal di kehidupan selanjutnya, demikian juga yang coba diajarkan Islam pada ibadah umroh. Salah satu hal yang diajarkan ketika menjalankan ibadah umroh adalah mematuhi setiap bentuk ibadah dengan runtut yang disebut dengan rukun umroh.

Ibadah umroh menjadi ibadah yang digemari oleh masyarakat, karena biayanya yang lebih murah dari pada haji dan bisa dilaksanakan kapan saja. Bahkan ibadah umroh di kalangan artis menjadi ibadah yang rutin dilakukan, bersama dengan keluarga besar. Banyak orang yang memaknai ibadah umroh sebagai salah satu cara untuk berziarah ke tanah suci dan menjalankan ibadah-ibadah yang diwajibkan ketika umroh. Namun, sesungguhnya terdapat hal-hal bermakna yang terselip dalam ibadah umroh dan makna tersebut sangat mendalam untuk dimaknai oleh umat muslim.

 

Cara Menyempurnakan Rukun Umroh
Cara Menyempurnakan Rukun Umroh

Bagi para calon jamaah umroh, rukun umroh pastinya harus dipahami terlebih dahulu. Rukun dalam ibadah umroh sifatnya wajib dan harus dipatuhi. Namun, sebelum memahami rukun dalam ibadah umroh, haruslah memahami terlebih dahulu syarat sahnya ibadah umroh. Berikut adalah syarat sahnya ibadah umroh yang harus diketahui dan dilaksanakan oleh para jamaah umroh ketika berada di tanah suci.

  1. Islam

Rukun yang pertama ini sifatnya wajib dan mutlak, yaitu seorang jamaah umroh haruslah beragama Islam.

  1. Berakal

Rukun yang kedua adalah berakal, dimana seorang jamaah umroh haruslah memiliki akal yang sehat lagi baik, artinya tidak memiliki kelainan dalam mentalnya seperti gila. Hal ini karena ketika menjalankan ibadah umroh, seorang jamaah harus dapat menuntaskan setiap rangkaian ibadah dengan baik, dengan penuh kesadaran dan pemaknaan yang mendalam.

  1. Mampu

Mampu dalam Islam disebut dengan Istitaah, yang memiliki arti bahwa setiap muslim yang ingin menunaikan ibadah umroh haruslah memiliki kemampuan, baik secara finansial maupun kemampuan fisik. Kemampuan finansial ini dibutuhkan karena untuk bisa menjalankan ibadah umroh harus mengeluarkan biaya untuk transportasi, perlengkapan, perjalanan dan akomodasi yang lainnya. Selain kemampuan finansial, kemampuan lain yang harus dimiliki oleh seorang jamaah umroh adalah kemampuan fisik. Kemampuan fisik diperlukan karena ketika menjalankan ibadah umroh nanti dibutuhkan fisik yang kuat dan sehat untuk melaksanakan setiap rangkaian ibadah di tanah suci.

  1. Baligh

Seorang jamaah umroh haruslah sudah baligh, karena ketika sudah baligh seseorang dianggap telah memiliki tanggung jawab atas dirinya sendiri dalam menjalankan ibadah.

  1. Merdeka

Seorang jamaah umroh adalah seorang hamba yang merdeka, bukan merupakan hamba sahaya dari seorang tuan. Merdekanya seorang umat muslim yang menjalankan ibadah umroh penting karena ibadah umroh berlangsung berhari-hari, sehingga harus meninggalkan segala aktivitasnya terlebih dahulu. Apabila seorang umat muslim belum merdeka, maka kewajiban yang harus dilakukannya untuk sang tuan akan terganggu.

Rukun Umroh

Semua syarat dari ibadah umroh tersebut harus dipenuhi apabila ingin ibadah umrohnya sah di hadapan Allah SWT. Setelah segala syarat umroh tersebut dapat dipenuhi, maka yang selanjutnya harus dipenuhi adalah rukun umroh. Rukun umroh terdiri dari lima hal, yaitu :

  1. Ihram

Ihram merupakan pakaian wajib yang dikenakan ketika menjalankan ibadah umroh. Ihram bagi laki-laki dan perempuan memiliki ketentuan yang berbeda. Bagi laki-laki, pakaian ihram terdiri dari dua kain polos yang disunahkan berwarna putih dengan tanpa jahitan sama sekali. Kain pertama digunakan untuk menutup tubuh bagian bawah, yaitu mulai dari pusar hingga di atas mata kaki. Kemudian, kain yang berikutnya adalah kain yang dislempangkan untuk menutupi tubuh bagian atas, depan dan belakang. Bagi jamaah perempuan, pakaian ihram berupa baju yang menutup seluruh badan, kecuali bagian wajah dan telapak kaki. Untuk kerudung, dianjurkan untuk memakai kerudung yang menutupi bagian dada. Namun, jamaah perempuan tidak boleh mengenakan kaus tangan karena dapat menutupi telapak tangan dan tidak boleh mengenakan cadar karena bisa menutupi wajah.

  1. Tawaf

Sama halnya dengan ibadah haji, rukun yang harus dijalankan pada ibadah umroh adalah tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali.

  1. Sa’i

Rangkaian ibadah selanjutnya yang wajib dijalankan ketika ibadah umroh adalah sa’i. Sa’i dilakukan dengan berlari-lari kecil dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah, yang dilakukan sebanyak 7 kali.

  1. Tahalul

Tahalul merupakan rangkaian ibadah umroh yang terakhir yaitu mencukur sebagian rambut kepala. Dilaksanakannya tahalul menandakan bahwa jamaah sudah tuntas dalam menunaikan ibadah umroh.

  1. Tertib

Rukun umroh yang terakhir adalah tertib, maksudnya adalah bahwa setiap rangkaian dalam ibadah umroh harus dilakukan secara urut, tidak boleh hilang salah satu dan tidak boleh dilakukan secara acak.

Dalam menjalankan ibadah umroh, rukun umroh harus disempurnakan dengan kewajiban-kewajiban lain dalam melaksanakan ibadah umroh sehingga rukun umroh dapat sempurna dan ibadah umroh menjadi sah diterima. Kewajiban-kewajiban sebagai pelengkap dari rukun umroh tersebut antara lain adalah:

  1. Niat Ihram dan Miqot
  2. Meninggalkan hal-hal yang dilarang untuk dilakukan oleh jamaah ketika ibadah umroh. Hal-hal yang dilarang ini seperti :
  • mengenakan pakaian yang memiliki jahitan pada laki-laki
  • mengenakan penutup kepala yang sifatnya menempel pada kepala seperti kupluk atau topi, tapi diperbolehkan menggunakan payung untuk menangkal panas matahari.
  • memakai sepatu yang menutup mata kaki bagi laki-laki, karena mata kaki harus terlihat.
  • memakai wewangian ketika mengenakan pakaian ihram, hal ini berlaku bagi laki-laki maupun perempuan.
  • memotong kuku atau bercukur
  • membunuh hewan jenis apapun
  • merusak tumbuhan sehingga tumbuhan mati
  • melangsungkan pernikahan, melamar ataupun menjadi saksi dalam suatu acara pernikahan.
  • Berjimak dengan istri atau suami
  • Bertengkar baik secara fisik maupun perkataan dengan orang lain.

Semua larangan tersebut apabila dijauhi dapat menyempurnakan rukun umroh yang memang wajib untuk dilaksanakan. Dalam menjalankan ibadah umroh, selain berbagai syarat dan rukun yang harus dipenuhi, jamaah juga memerlukan penyedia jasa perjalanan umroh. Jasa perjalanan umroh ini memiliki banyak sekali manfaat, antara lain dalam hal pengurusan dokumen-dokumen penting yang menjadi syarat bepergian ke Mekkah seperti passport, visa dan lain-lain yang harus diurus ke lembaga pemerintah. Saat ini dalam memilih jasa perjalanan umroh haruslah dipilih jasa yang berkualitas, mengutamakan keamanan dan tidak menipu para jamaah.

Saat ini sudah ada Elharamain Wisata yang akan menjamin segala keperluan jamaah baik dalam persiapan menuju ibadah juga ketika berada di tanah suci. Elharamain Wisata menjamin pelayanan umroh dengan tidak meninggalkan segala persyaratan dan rukun umroh yang sudah diwajibkan untuk dipenuhi oleh agama. Elharamain Wisata tidak hanya menyediakan paket untuk ibadah umroh di tanah suci saja, tetapi juga tersedia paket ibadah umroh sekaligus juga berwisata ke negara-negara jazirah Arab. adanya jasa perjalanan umroh juga menjamin asuransi jamaah, transportasi, akomodasi, penginapan dan berbagai keperluan umroh lainnya.